----------------------------------------------------------------------------------------------------

On Sabtu, 26 Juni 2010 0 komentar

Johannesburg: Pernah melihat sepatu dan bola versi Adidas saat Piala Dunia digelar pada 1930? Boleh jadi, Anda akan tersenyum dan menggelengkan kepala tak percaya. Namun, begitulah sejarahnya Piala Dunia. Adidas mencatat sumbangsihnya pada ajang perhelatan itu dari masa ke masa, dan menampilkannya dalam sebuah musem "dadakan" di Jo'bulani Central, Sandton Convention Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, hingga menjelang akhir final Piala Dunia mendatang.


Begitu masuk pintu, Anda akan disambut beragam baju resmi pemain hingga berbagai pakaian buat pendukung tim dunia. Namun kali ini, hanya ada 32 jenis seragam tim peserta Piala Dunia 2010. Di bagian lain, mata bakal langsung disambut etalase berisi deretan bola. Mulai dari bola kulit berwarna cokelat, sampai si kulit bundar Jabulani Piala Dunia tahun ini. Tak hanya itu, sederet sepatu dari kulit setinggi mata kaki pun bisa langsung ditengok.

Etalase selanjutnya menawarkan susunan bola Jabulani. Nama Jabulani diambil dari bahasa Zulu, berarti perayaan. Sebutan Jo'bulani adalah buat bola yang dirancang khusus untuk tuan rumah perhelatan akbar Piala Dunia, Johannesburg. Jadi bila tak ingin ketinggalan menyimak pelengkap Piala Dunia dari masa ke masa, sekaranglah saatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

______________________________________________________________________________