----------------------------------------------------------------------------------------------------

On Sabtu, 26 Juni 2010 0 komentar

Johannesburg: Menyoal penalti, ada sejumlah poin penting bagi seorang kiper. Kemampuan secara teknis, riset, kemampuan membaca bahasa tubuh, konsentrasi, dan terakhir keberuntungan. "Unsur keberuntungan bukanlah pembenaran ketika kiper gagal menangkap bola. Itu nyata," kata Oliver Kahn dalam gelar press conference tentang Penalti ala kiper dunia di Sandton Convention Centre, Sandton, Johannesburg, Afrika Selatan, Jumat (25/6) siang.


Pada kesempatan ini Kahn ditemani kiper Argentina Sergio Goycochea dan bintang klub Chelsea dari Republik Cekoslowakia, Petr Cech. Ketiganya membuka kartu soal momentum penalti dalam sebuah pertandingan bola. "Penalti adalah momentum paling krusial dalam sebuah turnamen. Semua tim harus berlatih penanganan dan langkah pengamanan demi kepastian kemampuan saat menghadapinya kelak," papar Kahn.

Pernyataan itu disambut Cech. Dia menambahkan, dirinya selalu menempatkan kondisi bakal terjadi sebuah gol, "Kondisi itu membuat saya mati-matian berdiri. Dan saya berlatih keras untuk itu."

Riset juga selalu menjadi alat ukur kandidat lawan. Maklum, setiap ujung tombak penendang tim selalu mempunya karakteristik yang tak pernah sama satu dengan lainnya. Khususnya, bila para penendang bola itu masih berusia muda. "Mereka akan berupaya menjadi pahlawan," kata Cech.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

______________________________________________________________________________